Efisiensi Anggaran Tak Goyahkan Kinerja BC Timika
Di publish pada 13-04-2026 12:42:00
Di tengah tantangan efisiensi anggaran pemerintah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Timika menunjukkan kinerja impresif dan komprehensif sepanjang tahun 2025. Capaian luar biasa ini dibuktikan dengan realisasi penerimaan negara yang melampaui target hingga 560,66 persen, atau senilai Rp5,84 triliun. Tidak hanya berfokus pada penerimaan, BC Timika juga sukses besar dalam fungsi pengawasan dengan menggagalkan peredaran berbagai jenis narkotika dan barang ilegal yang diperkirakan menyelamatkan puluhan ribu jiwa. Di sisi lain, komitmen pemberdayaan masyarakat terwujud melalui pendampingan UMKM sektor perikanan hingga berhasil menembus pasar ekspor dengan nilai devisa mencapai Rp1,29 miliar, serta penguatan kesadaran sosial melalui berbagai program kemanusiaan dan pendidikan. Kinerja solid di berbagai lini ini membuktikan bahwa optimalisasi sumber daya mampu menjaga bahkan meningkatkan kontribusi BC Timika bagi negara dan masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Di tengah isu efisiensi anggaran pemerintah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Timika tetap menunjukkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025. Unit vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di bawah Kementerian Keuangan ini berhasil mencatatkan capaian signifikan di berbagai bidang, mulai dari penerimaan negara, pengawasan, hingga pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kinerja impresif ini membuktikan bahwa optimalisasi program dan sinergi yang kuat mampu mengatasi tantangan keterbatasan anggaran.
Pencapaian Penerimaan Negara yang Melampaui Target
Sepanjang tahun 2025, Bea Cukai Timika berhasil membukukan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai sebesar Rp5,84 triliun. Angka ini secara luar biasa melampaui target yang telah ditetapkan, dengan realisasi mencapai 560,66 persen. Selain itu, dari kegiatan fasilitasi perdagangan internasional seperti impor dan ekspor, Bea Cukai Timika juga turut menghimpun penerimaan perpajakan senilai Rp1,81 triliun. Capaian gemilang ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran serta komunikasi dan sinergi yang terus dijaga dengan para pemangku kepentingan di wilayah Mimika, yang hasilnya turut mendukung program strategis nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen Perlindungan Masyarakat Melalui Pengawasan Ketat
Selain berfungsi sebagai revenue collector, Bea Cukai Timika juga mengemban tugas vital sebagai community protector. Di bidang ini, berbagai upaya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang ilegal terus digalakkan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama yang erat dengan aparat penegak hukum lain di Kabupaten Mimika.
Pemberantasan Narkotika dan Barang Ilegal
Selama periode 2025, Bea Cukai Timika berhasil menggagalkan berbagai upaya penyelundupan barang terlarang. Rincian barang bukti yang diamankan antara lain:
- Narkotika: 487,04 gram methamphetamine, 210,60 gram ganja, dan 5,1 gram sinte.
- Obat-obatan Terlarang: 20.467 butir.
- Barang Kena Cukai Ilegal: 3.260 batang rokok ilegal dan 600 gram tembakau iris.
Dari seluruh penindakan tersebut, diperkirakan Bea Cukai Timika telah menyelamatkan 21.193 jiwa dari bahaya narkotika serta mencegah potensi kerugian negara hingga Rp77,01 miliar dari biaya rehabilitasi pengguna.
Mendorong Roda Ekonomi dan Sosial di Tanah Papua
Fungsi Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance diwujudkan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sepanjang 2025, Bea Cukai Timika secara aktif mendampingi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berdaya saing di pasar global. Salah satu hasilnya adalah keberhasilan asistensi terhadap dua pelaku UMKM di sektor perikanan (makarel, udang, dan kepiting) yang sukses melakukan ekspor dengan total nilai devisa mencapai Rp1,29 miliar. Ke depan, asistensi serupa akan diperluas untuk UMKM di sektor perkebunan dan ekonomi kreatif agar produk unggulan Kabupaten Mimika semakin dikenal luas.
Program CAHAYA untuk Masyarakat dan Pendidikan
Pada sektor sosial, Bea Cukai Timika melaksanakan program CAHAYA (Customs Action for Humanity and Youth Awareness) bersama masyarakat Suku Kamoro. Kegiatan ini meliputi bakti sosial bagi warga sekitar dan panti asuhan, serta dukungan pendidikan berupa bantuan perlengkapan sekolah dan pengenalan dunia film serta teknologi bagi siswa-siswi SD di Amamapare.
Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda
Sebagai langkah pencegahan, dilaksanakan pula sosialisasi bertema “Masa Depan Terjaga Tanpa Narkoba” di Auditorium Institut Jambatan Bulan. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika dan Loka POM Mimika, kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman tentang bahaya Narkotika, Psikotropika, Prekursor (NPP), dan Obat-obatan Tertentu (OOT).
Menanggapi berbagai pencapaian tersebut, Kepala Bea Cukai Timika, Bapak Yudi Amirullah, menyampaikan komitmennya untuk masa depan.
"Kami akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan kinerja pada tahun 2026 melalui program kerja yang lebih optimal serta penguatan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, aparat penegak hukum, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika," ujarnya.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses